HALAMAN DEPAN  |  YOUR MIND  |  PELUANG  \ 
MEREKA  | 

Wednesday, July 31, 2013

I.P.E Itu Penting!!!

Belajar memahami Integritas, Profesionalisme & Entrepreneurship atau yang disingkat menjadi I.P.E sebelum menjadi Entreprenenur dan mendirikan usaha. I.P.E perlu seyokyanya untuk dipahami, rumusan ini muncul dari sosok seorang pengusaha besar Ir. Ciputra, yang merupakan hasil refleksinya mendalam tentang apa yang membuat sebuah Usaha bisa tumbuh dengan pesat, sanggup menjadi pelopor sekaligus menjadi pemenang di tengah persaingan.



Pengusaha bersama melangkah, patut terus menerus menjiwai nilai-nilai I.P.E dan menghidupkannya dalam praktek kerja sehari-hari karena diatas nilai-nilai I.P.E inilah Pengusaha akan bisa membangun Usaha yang bisa maju. Bagaimana penjelasan selengkapanya? Mari simak kata Ir. Ciputra.

Nilai-Nilai Spiritual itu Namannya Integritas

Bagaimana nilai-nilai spiritual kita bersinar di dalam hidup kerja sehari-hari dan menuntun pengusaha pada prestasi berkelanjutan atau bisa disebut SQ ( Spiritual Quaotient ). Oleh karena itu Pak Ciputra menyandingkan pengertian Integritas ini dengan SQ. Pak Cip melanjutkan bagi dia Integritas adalah Ruh atau sesuatu yang kekal yang ada dalam diri pengusaha , sesuatu yang berkaitan dengan relasi kita kepada Tuhan YME.


Sebagai contoh adalah kejujuran, telah terbukti bahwa tanpa kejujuran tidak ada Usaha yang dapat bertahan. Bahkan Usaha bidang apapun sukses sekalipun bisa rontok tiba-tiba ketika nilai-nilai kejujuran tidak dapat dipegang teguh lagi. Contoh lain adalah komitmen untuk melakukan apa yang sudah Pengusaha katakan atau walk the talk dalam bahasa Inggris. Pak Cip pernah menyampaikan bahwa ketika usaha Pengusaha berjanji dengan sesuatu, janji itu adalah hutang dan hutang harus dibayar. Itulah salah satu praktek Integritas yang selama ini Pak Cip lakukan dan harus selalu Pengusaha pelihara.

Tubuh-lah Menjabat Sebagai Profesioanalisme

Sedangkan untuk Tubuh adalah Profesionalisme. Tubuh Pengusaha dimana di dalamnya terdapat otak yang sangat penting untuk mewadahi segala upaya untuk meraih keunggulan. Pengusaha tanpa tubuh yang sehat maka Pengusaha tidak mungkin berprestasi, tanpa Profesionalisme maka bentuk usaha tidak mungkin menjadi pemimpin pasar. Pak Cip menambahakan, menyandingkan Profesionalisme seakan IQ (Intelligent Quotient) manusia atau kemampuan memecahkan masalah.



Sebuah bidang usaha hanya dapat memiliki operasi yang sehat bila para pengelolanya memiliki kecakapan memecahkan masalah yang terjadi setiap hari. Jadi Profesionalisme adalah hal yang harus Pengusaha miliki untuk bisa meraih keberhasilan dari hari ke hari. Sebagai contoh Profesionalisme adalah unggul dalam pelayanan baik kepada pelanggan. Pelayanan unggul adalah pelayanan yang membuat pelanggan selalu kembali kepada Pengusaha dan bahkan menceritakan kepada pihak lain keunggulan Usaha tersebut.

Setelah itu, Telakhir- Jadilah Entrepreneur

Entrepreneurship adalah kekuatan jiwa. Sesuatu yang ada dalam diri yang memberikan dorongan semangat dan membuat Pengusaha selalu bergerak ke depan ingin memiliki masa depan yang lebih baik. Inilah inti sari Entrepreneurship yaitu melakukan inovasi terus menerus. Pak Cip juga menyandingkan Entrepreneurship dengan EQ (Emotional Quotient). EQ adalah gabungan dari Personal Competence dan Social Competence. Personal Competence adalah kemampuan seseorang untuk mengelola diri dan menginovasi diri sehingga selalu mampu menciptakan peluang baru.


Sedangkan Social Competence adalah kemampuan seseorang untuk mengelola relasi secara unggul sehingga terjadi hubungan yang harmonis baik dengan atasan, sesama rekan kerja, bawahan, mitra, pelanggan, pemasok, lingkungan dan juga pemerintah.


Jika Pengusaha memiliki tiga I.P.E tersebut, besar kemungkinan Usaha yang diajalankan akan terus berkembang sampai dengan apa yang disebut Pengusaha Success. Semoga bermanfaat Kawan. /CiputraEntrepreneurship.com/

Thursday, June 13, 2013

5 Resep Rahasia Bisnis, Ala Dahlan Iskan

Berbisnis-adalah bentuk usaha untuk menghasilkan uang ini terbilang susah-susah gampang. Di satu sisi bisnis memberikan keunggulan di mana seseorang dapat mengembangkan kreativitasnya dalam mencari uang tanpa terbelenggu institusi. Namun di sisi lain, tidak sedikit tantangan yang harus dihadapi untuk mengembangkannya. Salah satu pengusaha besar di Indonesia ialah Dahlan Iskan.



Dahlan yang juga menjabat sebagai menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini tak henti-hentinya mengajak kaum muda khususnya Mahasisiwa di Indonesia untuk sedini mungkin berani berbisnis. Pasalnya, salah satu syarat negara untuk maju ialah memiliki minimal 2 persen warganya yang berwirausaha. Melalui berbagai seminar di tiap universitas di Tanah Air, Dahlan selalu berbagi tips strategi bagaimana menjadi seorang pengusaha sukses.



Dahlan Iskan ketika Berceramah
1.     Berani Tertipu Maupun Ditipu

Dahlan Iskan menyadari seorang pemula dalam bidang bisnis akan selalu dibayangi dan diikuti oleh kata bangkrut dan ditipu. Namun Dahlan meyakinkan jika ingin sukses berbisnis maka harus sudah kena tipu sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal ini maka Dahlan menyarankan agar berbisnis dapat dilakukan sedini mungkin. "Maka mulailah bisnis dari sekarang. Kalau anda rugi anda bisa bangkit lagi. Kalau sudah tua susah bangkitnya," tegas Dahlan.




2.      Perkuat Marketingnya

Bos BUMN Dahlan Iskan menyebut salah satu kunci sukses dalam berbisnis ialah memperkuat aspek marketing atau penjualan. Menurutnya, percuma sebuah perusahaan yang mempunyai manajemen bagus namun kalah dalam bidang marketing. "Yang paling penting di perusahaan itu marketing. Kalaupun manajemen bagus tapi tidak bisa jualan anda tidak bisa hidup," tutur Dahlan.



3.     Mau Berhasil Instan. Jangan jadi Pengusaha

Dahlan menegaskan untuk menuju kesuksesan dalam berbisnis dibutuhkan proses panjang. Agar dapat menikmati buah dari jerih payah berbisnis maka seseorang harus sesegera mungkin memulai dari waktu muda."Sayangnya anak muda sekarang dalam berbisnis hanya mikir enaknya saja. Mikir untung besar. Padahal tidak begitu sepenuhnya," jelas Dahlan.



Mantan bos PLN ini bercerita bahwa dirinya pernah juga mengalami masa kegagalan dalam berbisnis. Hal ini dianggapnya sebagai satu proses dalam menjadi sukses. "Saya juga pernah gagal. Saya dulu punya perusahaan internet dan mulai usaha terus merugi. Pada krisis tahun 1998 saya menjual perusahaan itu dan ternyata sekarang bisnis internet berkembang pesat. Tapi mau gimana lagi," ucap Dahlan.

4.     Berani Bernepotisme

Dahlan Iskan mendukung prinsip nepotisme dalam bisnis. Menurutnya, prinsip nepotisme ini juga yang menjadi akar adanya bisnis keluarga yang tentunya memastikan aspek keberlanjutan. "Nepotisme itu agak berbeda dilihat dari kultur masyarakat itu. Di Tionghoa nepotisme nya beda dengan di Jawa. Kalau di Tionghoa hubungan keluarga tidak terkait langsung dengan bisnis. Intinya jika anaknya minjam uang harus dikembalikan," ucap Dahlan.


Dahlan sendiri telah memercayakan seluruh bisnisnya kepada anaknya. Dahlan saat ini hanya fokus mengurusi pemerintahan di bidang BUMN. Dahlan sendiri memilih anaknya karena memang dicap mampu dan cakap memimpin sekitar 100 perusahaan milik Dahlan. "Kalau nilai orang lain 7 dan anak saya 7 tidak apa apa orang lain yang ambil. Kalau nilai anak saya 9 dan orang lain cuma 7 saya lebih memilih anak saya," tegas mantan dirut PLN ini.

5.      Belajar Manage Uang

Dalam berbisnis, menurut Dahlan Iskan, yang paling penting adalah mempunyai sikap keuangan. Sikap keuangan lebih penting daripada ahli keuangan. "Saya dulu mencari direktur keuangan dan saya mementingkan sikap keuangan daripada ahli keuangan," ujar Dahlan. Menurut Dahlan, orang yang punya sikap keuangan lebih memikirkan arus keuangan. Mempunyai sikap keuangan akan cenderung membuat seseorang bersikap pelit dan cerewet.



Orang yang mempunyai sikap keuangan akan melihat angka-angka perusahaan seperti makhluk hidup yang harus dijaga. "Sikap keuangan itu sangat perlu. Pelit, ngomel dan cerewet itu penting," tegas Dahlan. Semoga bermanfaat. /merdeka.com/

Sunday, May 12, 2013

5 Konsep Dasar Sebelum Membangun Bisnis Kuliner


5 KONSEP DASAR SEBELUM MEMBANGUN BISNIS KULINER

Berbisnis kuliner memang tidaklah mudah, karena faktor produk yang kekuatannya terbatas jika dibandingkan dengan produk yang lain misalnya Bisnis pakean, baju lebih tahan lama. Disamping itu bisnis kuliner dari segi rasa harus selalu konsisten. Selain itu, Konsep yang matang memang sangat diperlukan saat membangun bisnis. Biasanya, saat menyusun konsep bisnis, rata-rata orang hanya memerhatikan pemilihan lokasi, produk, dan metode pemasarannya. "Namun ketika membangun bisnis kuliner, konsep bisnis yang disusun jangan hanya berdasarkan lokasi saja," tukas Ali Bagus Antra, pemilik usaha Bebek Garang, saat talkshow mengenai cara mengatasi persaingan bisnis di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Untuk membangun bisnis kuliner, ada beberapa hal yang menurut Ali harus diperhatikan:

1.     SELERA

Faktor utama yang menentukan kesuksesan dari usaha kuliner adalah citarasa makanannya. "Sesuaikan citarasa makanan dengan target pasar yang dituju. Lakukan survei pasar untuk menemukan apa yang diinginkan masyarakat," saran Ali. Sebaiknya hindari untuk menjadi subjektif terhadap citarasa produk jualan Kita. Artinya, jangan hanya memerhatikan selera dan keinginan diri sendiri, karena belum tentu selera lidah Kita sama dengan selera kebanyakan orang.
                                                     
2.     GAYA HIDUP

Makanan sekarang ini bukan hanya sebagai pemuas rasa lapar, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup. "Jakarta merupakan salah satu kota yang menjadikan makanan sebagai bagian dari gaya hidup keseharian mereka," tukasnya. Jika pandai melihat peluang yang ada, dan menggabungkannya dengan jenis makanan yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, maka produk usaha Kita berpeluang untuk disukai banyak orang.

3.     DAYA BELI


Sebelum menentukan produk yang akan dijual, lihat dulu lokasi yang menjadi tujuan usaha Kita, dan lingkungan sekelilingnya. Ali mengungkapkan, pemantauan kawasan sekeliling lokasi tujuan akan menentukan produk apa yang paling tepat untuk dijual. Observasi akan menentukan produk jualan berdasarkan daya beli masyarakat. Jika produk yang dijual terlalu mahal, sedangkan daya beli masyarakat rendah, maka bisnis tidak akan berjalan lancar.

4.     RENCANA PRODUKSI

Konsep rencana produksi juga harus dipikirkan lebih lanjut. Perhatikan dengan teliti dari sumber bahan baku, alur produksi, harga produksi, peralatan, kualitas, keunggulan produk, sampai kemasan produk yang akan dijual. "Jangan hanya asal menjual produk jadi saja, sementara sumber bahan baku sulit dijangkau, karena hal ini akan mengganggu kelangsungan produksi produk," bebernya.

5.     RENCANA PEMASARAN

Sebelum memutuskan bisnis yang akan dijalankan, ada baiknya untuk menganalisis pasar dan gaya pemasaran. Lokasi sangat menentukan tingkat persaingan, karena akan membantu menentukan kesempatan Kita untuk mengembangkan usaha. Selain itu, perhatikan juga teknik promosi yang dilakukan. "Promosi yang tidak efektif dan salah sasaran hanya akan membuang-buang uang," pungkas Ali.
Semoga bermanfaat. (-Kompas-, -ciputra-)


Friday, May 3, 2013

Bayu Trisnoaji, Kisah Jatuh Bangunnya Menjadi Pengusaha Muda


Bayu Trisnoaji, Kisah Jatuh Bangun-nya Menjadi Pengusaha Muda

Siapa Bayu Trisnoaji?

Nama Lengkap           = Bayu Trisnoaji
Tempat tanggal lahir = jakarta, 21 agustus 1986
Pendidikan                 = S1, Fisip HI ( Hubungan Internasional )

Awal Mulanya

Hobinya menyantap Dim Sum membuat Bayu rajin mencoba menu kesukaannya ini di berbagai tempat. Bisa dibilang hampir seluruh restoran di jakarta yang menyajikan makanan khas China ini pernah disambanginya. Namun hobi itu dikhawatirkan oleh ibunya yang sangat khawatir kegiatan itu akan menganggu kuliahnya.

Apa yang dikhawatirkan oleh sang bunda langsung dijawab oleh Bayu dengan meminta izin untuk mencoba menjadikan hobinya tersebut sebagai sebuah usaha” akhirnya saya mendapatkan izin dari ibu untuk mencoba menjadikan usaha Dim Sum dan karena ibu saya pintar memasak memberikan resep Dim Sum buatanya,” jelas Bayu.

Berbekal dengan uang sebesar Rp 300 ribu, serta resep Dim Sum dari sang Bunda membuat pria lulusan Fisip Hubungan Internasional memulai usahanya dengan Dim Sum-nya pada september 2008. Modal tersebut digunakan Bayu untuk membuat Dim Sum sebanyak 25 porsi” pada awalnya saya menjalankan usaha saya mengikuti bazar ramadhan di sekolah al zara” kenang bayu. Bayar tesebut digunakan Bayu memperkenalkan produk Dim Sum-nya kepada masyarakat.

Pilihan Bayu tersebut pilihan usaha yang tepat. Karena Dim Sum buatanya diminati masyarakat. Dengan mengandalkan tujuh variasi, rasa ayam, wortel, beef, kepiting, cumi, hakau, udang dan ceker ayam, membuat permintaan Dim Sumnya terus meningkat.

“harga Dim Sum yang saya buat Rp 8 ribu perporsi isi 4 buah Dim Sum” tambahnya. Melihat pasar yang interesting terhadap produknya Bayu memberanikan diri untuk menambah produksinya dari 25 porsi, menjadi 100 porsi setiap hari.

Usaha Dim Sum Harus Bertahan dan Berlanjut

Setelah bayar tesebut usai, Bayu pun mulai berpikiruntuk mencoba menjalankan usaha Dim Sum-nya dengan cara berkeliling mengunakan gerobak sewaan. Tapi kendala mulai muncul, sulitnya Dim Sum dipasarkan dengan berkeliling serta panasnya matahari menjadi alasan tersendiri bagi Bayu. Yang biasanya bisa laku 100 porsi, setelah berkeliling menjadi 5 porsi saja. Masa-masa sulit itu sempat membuat bayu merasa goyah, ditambahkan cemohan dari teman-teman dekatnya yang menambah terasa berat bagi Bayu untuk menjalankan usaha Dim Sum-nya.

“melihat latar belakang pendidikan saya yang S1 banyak teman yang menyarankan saya untuk berhenti berjualan Dim Sum, namun saya tetap optimis bahwa usaha yang saya jalankan ini akan maju,” terangnya.

Hijroh Berjualan Di kios

Pengalaman berjualan keliling membuat Bayu harus memutar otaknya. Dia memilih berjualan di kios. Walaupun kios yang dipilih Bayu tidak begitu besar, namun setiap hari kios tersebut selalu ramai didatangi pengunjung, dan dalam satu hari Bayu dapat menjual sekitar 500 porsi. Atau sekitar 15 porsi perbulan.

 Dengan berjualan tersebut maka omset yang didapatkan Bayu sekitar Rp 120 juta. “ ini sebuah pencapain yang luar biasa, berkat kerja keras dan keyakinan yang tinggi usaha ini mampu bertahan bahkan terus berkembang.” Tuturnya.
Dan saat ini Bayu sudah memiliki 6 karyawan yang membatunya dalam menjalankan usahanya tersebut.

Rahasia Sukses Bayu

Bayu menjelaskan kesuksesan yang diraihnya tersebut tidak terlepas dari restu Sang Bunda yang terus memberikan semangat kepadanya, selain itu, strategi khusus untuk memikat pelanggan dengan selalu memperhatikan betul kualitas pelayanan kepada pelnggan dan mencoba mengerti apa yang di inginkan oleh pelanggan.

Berkat kerja kerasnya, Bayu kini sudah memiliki aset pribadi sepeda 3 sepeda montor dan 1 unit mobil avanza, serta sebuah rumah 2 tinggkat. “ serta saya berniat inggin membuaka cabang di kota lain seperti Bandung,” ungkapnya.

Bayu sangat bersukur dengan apa yang tuhan berikan saat ini, sukses yang diraihnya sekarang ini sudah cukup merubah ekonomi keluarganya yang dulu sederhana dan terhitung susah, kini sudah berkecukupan.

Sebagai rasa terima kasih dan sukur kepada yang maha kuasa, bayu mengangkat salah seorang pengamen cilik yang biasanya mengamen di tempatnya di anggkat menjadi adik angkatnya. “Anak tersebut saya dijadikan adik asuh yang tiap bulan saya biayai sekolahnya dari keuntungan usaha, ini saya lakukan demi membantu sesama, saya selalu tidak lupa saya dulu seperti apa sehingga sekarang menjadi seperti ini, alangkah baiknya saya mencoba membantu orang yang sangat membutuhkan,” lirihnya

Saran Untuk Calon Wirausaha

Bayu memberikan saran dan solusi. Kepada calon wirausah muda jangan takut untuk memulai usaha, bila tidak dilakukan sekarang maka kesuksesan tidak pernah akan kita rasakan. Soal modal nomer dua pada intinya adalah niat yang bulat untuk memulai usaha.

Tips ala Bayu

1.      Apa yang dipikirkan secara matang dengan niat yang kuat langsung dikerjakan jangan ditunda
2.      Harus punya mimpi untuk menjadi orang yang sukses
3.      Jangan takut bila usaha merugi

/-peluang wirausah-/. Semoga bermanfaat.

Thursday, May 2, 2013

3 Macam Bisnis yang Tahan Banting di Saat Krisis


3 Macam Bisnis yang Tahan Banting di Saat Krisis

Di tengah badai krisis eropa yang berdampak pada dunia termasuk indonesia. Banyak para pengusaha yang gulung tikar karena impas dari krisis tersebut. krisis tersebut juga dirasakan sampai ke indonesia oleh sebagian pengusaha yang bisnisnya berhubungan dengan negara luar, termasuk negara eropa sendiri. seperti pengusaha kerajinan.

Namun ditengah kekhawatiran tersebut, masih ada usaha-usaha yang dijalankan pelaku usaha yang tidak goyah oleh dampak krisis. Bahkan tetap mampu diminati konsumen. Apa saja usaha-usaha UKM yang mampu menjadi penyangga perekonomian di saat kondisi krisis?

1.      Kuliner

Kenapa usaha kuliner bisa bertahan? Jelas usaha ini tidak tergantung ekspor namun lebih banyak dipasarkan di pasar domestik. Dan disaat seperti ini dibutuhkan usaha yang sifatnya konsumtif, salah satunya kuliner.

Kata Agus W. Suhardi, pengamat Marketing. Kuliner yang akan tahan di saat krisis adalah kuliner dalam bentuk camilan ataupun makanan ringan seperti kripik, gorengan, hingga kue-kue ukuran kecil. Masyarakat juga mulai banyak berminat terhadap jenis makanan ringan yang tidak mengandung bahan berwarna dan juga adanya tambahan zat kimia.

Sedangkan usaha makanan seperti mie ayam, bakso dan makanan berat lainnya akan terus diminati karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat dalam kondisi apapun.

1. Usaha kripik singkong segala rasa
2. Usaha kripik buah
3. Usaha kue
4. Usaha roti bakar
5. Usaha kreasi es krim

6. Usaha martabak kreatif aneka isi
7. Usaha kreasi bakso
8. Usaha kreasi mie ayam
9. Usaha kreasi olahan bebek
10. Usaha kreasi gorengan unik

2.      Kesehatan

Setiap orang akan berupaya sebisa mungkin untuk tetap sehat. Kesehatan merupakan kebutuhan pokok, apalagi di zaman sekarang ini, yang banyak jenis penyakit bermunculan, penderitanya tidak mengenal umur, dan keadaan.

Usaha dibidang kesehatan seperti klinik alternatif, terapi kesehatan dengan obat herbal dan terapi kesehatan lain akan terus menjadi pilihan banyak orang. hal ini dikarenakan kesehatan merupakan kebutuhan karena setiap orang pasti ingin sehat selalu, dan beraktivitas dengan baik.

Ketika orang sakit, mereka akan mau melakukan apapun untuk bia sembuh dari sakitnya. Tentu pilahan orang akan membeli obat yang dirasa dan diyakini mampu menyembuhkan dengan kesehatan, tentu dengan senang atau tidak orang akan berani membelinnya.

1. Usaha klinik kecantikan untuk remaja
2. Usaha spa holistik 
3, Usaha Klinik alternatif
4. Usaha Pengobatan herbal
5. Usaha spa tradisioanal

6. Usaha terapi suara
7. Salon kesehatan
8. Jasa akupuntur
9. Jasa pijat
10. Produk aromaterapi


3.     Pendidikan

Karena sifatnya ‘harus’ tidak bisa dihindari lagi untuk menopang hidup. Pendidikan salah satu peluang usaha yang perlu diperhitungkan. Kenapa usaha dibidang pendidikan akan terus bisa bertahan.

Hal ini disebabkan karena saat krisis dimana pertumbuhan ekonomi menurun maka daya beli masyarakat menurun. Ini mangakibatkan masyarakat atau konsumen mengetatkan anggaran keuanganya. Konsumen akan memilih kebutuhan yang mendesak dan membuat prioritas mana yang harus dilakukan dan mana yang bisa ditunda atau ditiadakan.

1. Usaha kursus wirausaha
2. Usaha kursus spa
3. Usaha kursus programming
4. Usaha kursus musik
5. Usaha bina bakat

6. Usaha kursus bahasa asing
7. Usaha bimbingan belajar
8. Usaha pendidikan anak usia dini paud
9. Usaha pelatiah speech
10.Usaha pendidikan IT

/-peluang usaha-/. Semoga bermanfaat.

Tuesday, April 30, 2013

3 Penyakit yang di Derita Calon Pengusaha Muda


3 Penyakit yang di Derita Calon Pengusaha Muda

Pengusaha muda- menarik sekali bila kita mendengar ada seorang yang masih muda dan berhasil bisa sukses dengan bisnis yang dirintisnya. Siapa yang tidak pengen seperti itu. akan tetapi banyak diantara kita sekedar ingin, tidak mau bergerak jauh untuk memulainya.

Negara kita yang sekarang ini tingkat ekonominya membaik dan itu bisa dilihat dari banyaknya pengusaha-pengusaha yang bermunculan. Karena salah satu penopang keberhasilan ekonomi sekarang ini karena hadirnya pengusaha muda dan senior yang terus berkembang dengan produk-produknya. Pengusaha muda hadir memberi inspirasi untuk banyak orang bahwa jika kita mampu berhasil di masa muda, kenapa harus menunggu masa tua. Berkat hadirnya pengusaha muda, sekarang ini kaum muda sangat diperhitungkan kehadirannya di segala sisi dan bidang.

Dengan keberhasilan anak-anak muda dengan predikatnya sebagai Pengusaha Muda. Lantas banyak anak muda ingin mengikuti jejaknya untuk bisa berhasil seperti pengusaha muda. Akan tetapi kadang mereka hanya menuruti keingginan yang belum terucap di hati dan tindakan, al hasil hanya pikiran-pikiran yang fatamorgana yang muncul dan berbentuk banyangan oleh kaum muda yang ingin menjadi pengusaha muda yang sesungguhnya..

Banyak pengusaha muda yang memulai usahanya agar bisa mendapat predikat kaya. Kata ini  banyak dikenal orang dengan sebutan success dan sebaginya. Perlu diwaspadai oleh kita semua bahwa penyakit yang berat dan gawat. Ada tiga penyakit.

1.     Ingin Cepat Kaya atau Kaya Mendadak

Tentu saja boleh dan sah-sah saja bagi siapapun untuk bercita-cita menjadi kaya, tidak terkecuali kita. Hal ini justru baik, dengan kita success tentu kesempatan kita untuk berkarya akan semakin lebar dan luas. Misalnya membatu orang lain, membuat tempat ibadah, mendirikan sekolahan, dan masih banyak yang lain. akan tetapi bagi calon pengusaha muda harus di ingat bahwa suatu bentuk usaha itu bisa berkembang butuh tenaga dan waktu yang cukup lama. Jika upaya dan waktu tempuh usaha kita sudah lama dan banyak dikenal banyak orang, imbasnya adalah pundi-pundi rupiah yang datang. Jadi salah besar jika kita berniat berwirausaha sekedar mengejar nafsu ingin cepat kaya, karena pada kenyataan proses untuk menjadi pengusaha muda  dengan predikat kaya itu membutuhkan perjuangan dan waktu yang tidak sebentar.

2.     Pengusaha Muda Sukses yang Instan

Apa ada sich didunia ini yang instan.??? Mie instan itu, pembuatannya ternyata tidak instan, butuh penelitian, percobaan, sampai persiapan. Setelah itu baru bisa dimakan. Apa lagi dengan sebuah usaha. Pak Ciputra pernah bilang di akun twitter-nya bahwa pengusaha berhasil paling instan itu ketika usahanya sudah berjalan 15-20 tahun. Hayo..... gimana dengan calon pengusaha muda, apakah siap dengan waktu lama seperti itu untuk bisa berhasil.??? Jadi jangan berharap terlalu kuat yaa,,, ketika sudah punya usaha bakalan instan meledak besar, pasti nanti kita akan sakit lho, sakit dalam artian kita tidak menikmati proses. imbasnya sering kita mengeluh. Untuk memulai usaha bukan saja kita sekedar punya niat yang baik, ingin itu, ingin ini, membantu itu, membagun ini. Stop dulu itu!!!! stop!! untuk memulai sebuah usaha niat baik saja tidak cukup. Ternyata perlu pemahaman yang jelas dan benar.

3.     Ingin Dikenal sebagai Konglomerat yang Mempunyai Banyak Bisnis

Bila dibanyangkan enak yaa, punya banyak bisnis, traveling ke satu daerah, kedaerah yang lain untuk mengontrol cabang bisnis kita. apalagi bisa masuk di majalah elektronik, TV, Koran, majalah. Wuih, , ,asik yaa. Eiith, , , buka mata kita. lihatlah kenyataan, seberapa jauh yang sudah kita lakukan.

Biarkan kita melewti proses dulu, berupaya dulu,  dan bertahan dulu. Masalah menjadi konglomerat, suka-suka tuhan yang menjadikan. Buanglah pikiran yang instan, yang pengen cepat segalanya. Ini bukan dunia kita, ini dunia banyak orang jika orang berhasil mencapai titik keberhasilan dengan penuh perjuangan,  dan upaya yang kuat. mungkin kita yang ingin mencapai titik itu, juga harus bisa berjuang. mungkin lebih berjuang dan lebih ber-upaya.

Ketika kita sudah menyakinkan diri dan memutuskan untuk berwirausaha. Berarti kita sudah siap untuk berperang. Yappp. . . banyak pengusaha senior mengatakan usaha adalah peperangan. Tentu layaknya seorang yang mau bertempur dalam peperangan kita harus punya strategi, tahan banting, dan juga prinsip. Jadi siapkan dulu yang mampu kita persiapkan untuk memenangkan dimedan perang. Inovative saja tidak cukup, bila tidak ada trobosan marketing. Kreative saja juga tidak cukup bila produk kita aneh dimata banyak orang.

Mari kita kembalikan ke ajaran agama kita. semua penyakit di atas itu terjadi dari kegagalan bertauhid. Agama kita mengajarkan ‘tauhid’ artinya mengesakan tuhan. Seorang manusia harus bisa memfokuskan segala upanya pada satu mutiara. Yaitu ‘Tuhan’. Dan konsep ini mirip fokus dalam berbisnis. Jadi fokuslah.

Sah-sah saja bila melebarkan sayap bisnis ke yang lain, akan tetapi jika sudah melewati pemantapan dan ke-antengan bisnis kita, dan mampu tanpa kita harus hadir setiap hari. Kita bisa mangambil bisnis yang lain. akan tetapi jika hal itu belum siap bisnis kita untuk ditinggalkan. Mending fokuslah dengan bisnis yang sedang dijalani. / -ciputra- /. Semoga bermanfaat.

Monday, April 29, 2013

Elang Gumilang, dari Donat sampai Pendekar Rumah


Elang Gumilang, dari Donat sampai Pendekar Rumah

Siapa Elang Gumilang???.

Dia adalah pendekar rumah untuk rakyat kecil.  Bisa dibilang dengan umur 28 tahun masih entrepreneur belia. Dia sukses sebagai pengembang rumah sehat sederhana. Berkat ketajaman dan kemuliannya melihat sebuah peluang pasar yang dibidiknya masyarakat berpenghasilan rendah yaitu membutkan rumah untuk Tukang Tambal Ban, pemilik Bengkel Sepeda, Buruh, dan juga Guru. Dengan uang muka Rp 1.5 juta dan cicilan sekitar Rp 500.000. Mereka sudah bisa memiliki rumah.

Nama                        = Elang Gumilang
Tempat tangal lahir     = Bogor, 06 April 1985
Pedidikan                  = S1 Fakultas Ekonomi dan Manajement, IPB

Diragukan oleh Kedua Orang Tuanya

Pada awalnya orang tua Elang sempat meragukan kemampuannya dalam mengeluti bisnis rumah. Maklum, beberapa kali usaha yang pernah ditekuni tak ada yang bertahan, alias gagal melulu. Akhirnya seorang Elang belajar dari ayahnya yang merupakan seorang kontraktor bangunan. Orang tua banyak yang selalu meremehkan anaknya, ketika sang anak mempunyai keingginan besar, bukan tanpa sebab, mungkin saja orang tua selalu melihat anaknya masih kecil dan kecil, tidak mampu melakukan hal-hal yang besar, akan tetapi jika orang tua membiarkan dan bisa mendukung anaknya dengan segala usaha yang dilakukan oleh seorang anak. Keyakinan keberhasilan anak untuk berhasil akan lebih cepat.

Elang membutuhkan 4 tahun untuk menyakinkan orang tuanya akan keseriusannya menjalani usaha ini. Keseriusasan itu dia tunjukan dengan membuat 2 rumah type 22/60 dan type 36/70. Dan itu langsung terjual atau sold out. Berkat keberanianya menjual rumah dengan harga Rp 25 juta/ unit. Wow

Dari Donat sampai Real Estate

Keberhasilannya didapatkan tidak instan. Elang membutuhkan persiapan yang berat dan berlika-liku untuk menjadi orang besar seperti saat ini. Jejak hidupnya yang bergitu penuh upaya dan usaha dengan bergonta-ganti jenis usaha yang berbeda antara satu usaha dengan usaha yang lain. Akan tetapi Elang masih belum menemukan keberhasilan dalam usaha yang dilakukannya, dan akhirnya bermula sebagai sales mareketing perumahan dengan sistem komisi. Dengan pengalamannya sebagai marketing rumah inilah mengantarkan menjadi pengusaha sukses di bidang poperti. Bagaimana jejak upayanya sehingga menjadi seperti ini? Dan usaha apa saja yang pernah dilakukan?. Inilah jejak usaha Elang.

-          Saat SMA 1 Bogor. Setiap hari berkeliling menjual 10 boks ( 1 bok berisi 12 donat ) ke beberapa SD. Dengan keuntungan Rp 50.000/ hari.
-          Tahun 2003, sambil kuliah berjualan sepatu ke asrama-asrama mahasiswa IPB. Omzet Rp 3 juta/ bulan. Namun usaha ini tidak berlangsung lama. Kualitas sepatu yang dijualnya menurun. Mengakibatkan pesanan merosot.
-          Bermodal surat dari kampus. Mengajukan proposal ke Philip untuk menyuplai lampu ke kampusnya. Setiap penjualan lampu, Elang untung Rp 15 juta. Karena sifatnya insidental dan perputaranya uang lambat. Usaha ini tidak diteruskan lagi.
-          Berikutnya berjualan Minyak Goreng , namun karena kecapean setiap hari harus mengantar minyak goreng ke warung-warung, kuliahnya terganggu.
-          Merintis usaha kursus bahasa inggris ENGLISH AVENUE, di kampusnya dengan modal 21 juta hasil patungan bersama teman-temannya. Ia tidak turun langsung hanya sebagai pengawas saja.
-          Dan telakhir sebagai sales marketing untuk perumahan. Inilah yang mengantarkan Elang menjadi pengusaha muda mandiri seperti saat ini.

Kenapa saya sekarang bisa seperti ini

Dia mengatakan

“ Elang percaya, kesuksesan yang saya raih saat ini merupakan buah doa-doa dari orang kecil yang saya buatkan rumahnya.”

Sehingga banyak penghargaan yang dia dapatkan.
1.      Pemenang 1 Wirausaha Muda Mandiri (2007)
2.      Top Youth Entrepreneur versi Warta Ekonomi (2008)
3.      Man of Year versi Group Jawa Pos
4.      Pemuda pilihan 2008 versi TV One
5.      Juara Lelaki Sejati Pengobar inspirasi ( 2009 ) bentoel
6.      Tokoh Majalah Tempo
7.      Penghargaan Ernst & Young Indonesia Entrepreneur of The Year ( 2010 )
8.      Pemuda Andalan Nusantara ( 2010 )

Saran untuk Para Pengusaha yang akan Terjun

Ø  Memilih usaha yang kita kuasai terlebih dulu.
Ø  Niat pelayanan. Setelah kita memberikan pelayanan yang baik, profit nantinya akan mengikuti.
Ø  Berusaha dengan baik. Usaha yang dilakukan harus benar, baik dari cara strategi pemasannya, promosi, menjalankan usaha dan sebagainya. Antara niat dan usaha harus jalan beriringan. /-ide bisnis-/.